Jurus Ganjar Jadikan Kopi Jateng Mendunia

Jurus Ganjar Jadikan Kopi Jateng Mendunia

      No Comments on Jurus Ganjar Jadikan Kopi Jateng Mendunia

Temanggung – Jawa Tengah (Jateng) selama ini menjadi salah satu penghasil kopi unggulan Indonesia. Namun sayangnya, kopi asal Jateng saat ini belum diolah secara optimal menjadi berbagai macam jenis olahan kopi yang mendunia.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, kini saatnya kopi hasil dari perkebunan di Jateng naik kelas. Caranya, dengan menggiatkan festival-festival kopi agar muncul varian biji dan kopi olahan yang berkualitas tinggi serta dikenal dunia.

“Sekarang, kopi di Jateng paling diolah jadi kopi tubruk, mentok ditambah susu yang harganya tidak lebih dari Rp 10.000. Saya kok kepengen, agar kopi asal Jateng diolah lebih baik agar nilainya lebih tinggi, kan nanti kesejahteraan petani kopi juga ikut naik,” kata Ganjar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/11/2017).

Keinginan Ganjar membuat kopi asal Jateng naik kelas diungkapkannya saat membuka acara 3 Matra: Coffee, Tobacco, Culture, Pagelaran Warisan Budaya Perkebunan di Rest Area Kledung Kabupaten Temanggung.

Kondisi di Indonesia secara umum, lanjut dia, menjadi ironi. Sebagai negara penghasil kopi terbesar, namun kondisi ekonomi petani kopi Indonesia masih belum sejahtera.

“Kita memang boleh bangga sebagai negara penghasil kopi terbaik, namun negara yang menjadi negara pengolah kopi terbaik saat ini adalah Italia,” tegasnya.

Momentum

Diungkapkan Ganjar, kebiasaan menyeruput kpi saat ini sudah menjadi gaya hidup. Tidak hanya orang tua, banyak anak muda yang nongkrong sambil minum kopi. Bahkan tempat-tempat ngopi menjamur di berbagai wilayah termasuk Jawa Tengah.

“Ini harusnya jadi momentum. Sekaranglah saatnya kopi diolah menjadi lebih baik agar daya jualnya tinggi. Saya tidak bohong, pernah minum kopi segelas itu harganya Rp160.000,” candanya.

Untuk mewujudkan hal itu, Ganjar menginginkan agar dilakukan festival kopi. Dari festival itu nantinya akan muncul kreasi-kreasi pengolahan kopi menjadi lebih bervariatif. Selain itu, Ganjar juga meminta agar para petani kopi menjaga kualitas. Kopi yang dipetik dan diperjualbelikan harus kopi yang benar-benar matang dan memiliki kualitas tinggi.

“Apalagi Temanggung, kopi asal daerah sini sudah sangat terkenal kualitasnya. Saya titip agar para petani kopi menjaga kualitas itu,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *