Nelayan Tagih Janji Menteri Susi Berikan Alat Pengganti Cantrang

Nelayan Tagih Janji Menteri Susi Berikan Alat Pengganti Cantrang

Nelayan meminta kepada Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti untuk segera memberikan alat tangkap pengganti cantrang. Sebab per 1 Januari 2018, alat tangkap tersebut sudah dilarang penggunanya di perairan Indonesia.

Sekretaris Jenderal Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Anton Leonard mengatakan, sejauh ini masih ada nelayan di sejumlah daerah yang belum mendapatkan alat tangkap pengganti cantrang.

Akibatnya, para nelayan tersebut terancam tidak bisa mencari ikan jika larangan cantrang ini mulai diberlakukan.

“Kita harus lihat realita di lapangan. Kalau nelayan jadi tidak bisa melaut ya kita akan protes pemerintah. Karena nelayan kan tetap harus kerja. Nanti kita lihat seperti apa karena pemerintah sudah janji mau mengganti alat tangkapnya,” ujar dia di Jakarta, Kamis (21/12/2017).

Larangan penggunaan cantrang tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Larangan Pengunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik.

Nam‎un menurut Anton, dalam Permen tersebut bukan hanya mengatur soal penggunaan cantrang saja, tetapi juga alat tangkap lain.

“Ini di Permen bukan hanya cantrang, alat-alat tarik yang berbentuk seperti trawl itu juga dilarang. Jadi banyak alat tangkap yang kena aturan Permen itu,” kata dia.

Anton juga mengungkapkan, HNSI sebenarnya akan mendukung kebijakan larangan penggunaan cantrang ini. Asalnya hal tersebut tidak justru merugikan nelayan kecil.

“Kita sebenarnya kalau itu dianggap merusak lingkungan kita dukung pemerintah, cuma penggantinya harus cepat di cari dan diuji coba. Kita berharap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) jangan terlalu lambat membuat penggantinya. Kalau pemerintah melarang, maka pemerintah harus juga mencarikan solusi. Ini yang kita terus amati,” tandas dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *