Siap-siap, Biaya Umrah Minimal Rp 20 Juta Berlaku Tahun Depan

Siap-siap, Biaya Umrah Minimal Rp 20 Juta Berlaku Tahun Depan

Kementerian Agama (Kemenag) berencana menetapkan biaya umrah minimal Rp 20 juta pada tahun depan. Penetapan batas bawah tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya kasus penipuan oleh biro umrah, seperti yang terakhir ramai First Travel.

Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nizar Ali mengungkapkan, pemerintah masih berdiskusi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk biro perjalanan umrah mengenai rencana penetapan biaya umrah minimal Rp 20 juta.

“Belum diputuskan, masih dalam tahap diskusi dengan asosiasi-asosiasi, travel umrah,” kata dia saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (22/12/2017).

Nizar menambahkan, hasil dari diskusi ini akan disampaikan kepada Menteri Agama (Menag) untuk selanjutnya diputuskan. Targetnya awal tahun depan, sudah mulai berlaku tarif batas bawah umrah Rp 20 juta.

“Kalau sudah presentasi ke Menag, baru diputuskan. Nanti diterbitkan peraturan Menag. Mudah-mudahan awal tahun depan (berlaku),” dia menerangkan.

Lebih jauh Nizar menjelaskan latar belakang penetapan minimal biaya umrah Rp 20 juta supaya terjadi persaingan sehat. Menurutnya, banyak biro umrah dan haji yang memasang harga umrah sekitar Rp 14 juta hingga Rp 16 juta, bahkan ada yang menawarkan harga Rp 12 juta.

“Kalau tidak ditetapkan (batas bawah), tidak ada persaingan sehat. Kan ada yang mematok Rp 14 juta, Rp 16 juta. Itu kan artinya mengurangi standar,” terangnya.

Selain itu, upaya ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kasus-kasus penipuan umroh terulang kembali, seperti First Travel, dan lainnya.

“Ada promo Rp 14 juta, Rp 15 juta, dan Rp 12 juta. Itu kan tidak rasional. Tiket saja sekian (mahal), kok bisa. Jadi untuk menghindari kasus-kasus kayak kemarin (penipuan umrah),” papar Nizar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *