Terkait Meninggalnya Cucu Pemilik Indomie, Sang Ayah Akhirnya Buka Suara

Terkait Meninggalnya Cucu Pemilik Indomie, Sang Ayah Akhirnya Buka Suara

Putri bungsu dari bos PT Indofood Sukses Makmur, yang juga merupakan orang terkaya di Indonesia, Deynica Welirang meninggal dunia di usia 39 tahun. Kabar duka tersebut mulanya santer beredar melalui akun facebook obituaries.sg, sebuah penyedia jasa ucapan duka cita di Singapura pada hari Jumat (29/12) lalu. Dalam postingan tersebut masih belum diketahui penyebab pasti meninggalnya anak dari Franciscus Welirang tersebut.

Franciscus Welirang sendiri merupakan menantu dari Sudono Salim yang merupakan pendiri dari Salim Grup. Kepemilikan Salim Group meliputi Indofood, Indomobil, Indocement, Indosiar, BCA, Indomaret, Indomarco, PT Mega, Bank Windu Kencana, PT Hanurata, dan PT Waringin Kencana dan lain-lain. Franciscus pernah tercatat sebagai Chief Executive Officer dari PT Bogasari Flour Mills. Saat ini, ia menjabat sebagai direktur dari PT Indofood Sukses Makmur.

Pada tanggal 30 Desember 2017 lalu, Franciscus mengklarifikasi penyebab kematian sang putri melalui akun Facebook miliknya. Menurut Fransiscus, Deynica terpeleset dan jatuh sehingga mengalami kecelakaan yang fatal. Kejadian tersebut sontak mengakibatkan Deynica kehilangan nyawa.

Kenangan Franciscus dan sang putri, Deynica. (Credit: Facebook/Franciscus Welirang)Kenangan Franciscus dan sang putri, Deynica. (Credit: Facebook/Franciscus Welirang)

Dalam klarifikasi yang ditulisnya, Franciscus mengucapkan terimakasih pada ucapan bela sungkawa yang terus mengalir untuk putrinya tersebut. Ia menjelaskan, melalui doa dan dukungan masyarakat, keluarganya dapat melalui hal tersebut dengan tabah dan kuat.

“Para Sahabat dan Keluarga,

Kami sekeluarga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas ungkapan bela sungkawa dan doa yang tulus dari Bapak Ibu.

Putri kami Deynica terpeleset dan jatuh sehingga mengalami kecelakaan yang fatal. Deynica telah berpulang dengan tenang ke Rumah Tuhan.

Keluarga kami sangat berduka namun, berkat doa dan dukungan Bapak Ibu, Tuhan memberikan kami ketabahan dan kekuatan.

Kiranya Tuhan sendiri yang akan membalas budi baik Bapak Ibu

Salam,
Franciscus Welirang dan Keluarga,” tulisnya.

Jenazah Deynica telah disemayamkan di rumah duka Mount Vernon Sanctuary, 121 Upper Aljunied Road, Singapura. Untuk prosesi pemakamannya sendiri telah dilaksanakan pada hari Senin (1/1) lalu di Choa Chu Kang New Christian Cemetery, Singapura. Di akhir kata, tak lupa Franciscus memohon maaf atas segala salah dan dosa yang telah diperbuat putrinya, Deynica semasa hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *